Monday 11 February 2013

Sahabat muda,
 
Apakah Ujian Nasional (UN) sangat menakutkan bagimu?  Sebagian orang mengatakan: ya. Namun sebagian  lagi mengatakan: tidak. Jika di benakmu sekarang ini tersimpan ketakutan, kekawatiran akan UN, mari ikuti paparanku - sekedar  coretan kecil -  “Trik cerdas menghadapi UN”.
Coretan kecil ini, kubagi menjadi dua bagian besar.  Kiat cerdas pertama, apa yang perlu dilakukan  di rumah dan yang kedua yang perlu dikerjakan di sekolah.
Di rumah:
Setelah belajar, berjibaku sekian bulan menyiapkan UN, sekarang saatnya untuk menyiapkan diri  - ‘menyempurnakan’ diri. Titik pangkal dari semua itu  adalah: tanamkan dalam hati, bahwa UN adalah bagian dari kesuksesanmu untuk yang akan datang. Karena UN bagian dari kesuksesan, maka usahakan berbuat dan bertindak baik, benar dan bijak dalam melangkah - mengerjakannya.  Bertindak baik, dalam arti usahakan tulus bekerja. Pepatah ‘kerja curang, akan tergemplang‘, itu ada benarnya. Benar, dalam arti ikuti aturan yang ada. Bijak dalam arti  usahakan shabat muda  mempunyai skala prioritas dalam mengerjakannya.

Pertama:
Istirahatlah yang cukup, kurangi begadang, main game. Jika perlu matikan TV di kamarmu, matikan HP (gunakan HP sebatas perlu saja).

Kedua:
Siapkan semua peralatan tulis, ballpoint, pensil, penghapus… jangan menunda menyiapkannya.

Ketiga:
Buatlah hatimu selalu merasa nyaman, tenang. Hal ini akan sangat terbantu jika engkau berdoa, berserah diri untuk semua upaya yang telah kau siapkan selama - dan menjelang UN.  Mengapa hal ketiga ini penting? Karena jika kau hanya  mengandalkan kemampuan budimu, dirimu dalam keterbatasan. Bergantunglah pada yang Maha-tak-terbatas.

Keempat:
Sebelum berangkat UN, usahakan sarapan, minum. Alasannya sederhana, perut yang kosong akan mengganggu konsentrasi. Namun hal ini tak berlaku bagi sebagian orang yang terbiasa tidak sarapan.  Artinya bisa jadi hanya minum susu plus makan camilan yang ada.  Terus, berangkatlah ke sekolah lebih awal. Mintalah berkat - doa orang tuamu (jika tidak kost).
Di sekolah

Nah, ceritanya sudah di sekolah nih…. Apa yang perlu dilakukan ketika sudah di sekolah?

Pertama:
Setelah sampai di sekolah (berangkat lebih awal),  silakan lihat, cek (kembali) nomor dan tempat kamu akan UN.  Jangan sampai salah masuk  ruangan. Jangan sampai hal tersebut (salah masuk ruangan) membuyarkan konsentrasimu. Sapa para pembimbing - pengawasmu dengan ramah, sopan (jika bertemu).  Merekakah ‘orang tuamu’ saat ini, jangan takut.

Kedua:
Jika bel sudah berbunyi, bersegeralah masuk ruangan dengan tenang. Tas dan (biasanya) HP ditempatkan di tempat tersendiri.  Rilekskan dirimu. Duduklah senyaman mungkin.

Ketiga:
Jika soal sudah dibagikan, bukalah dengan tenang. Bacalah petunjuk mengerjakan soal dengan teliti. Tulis nama dan nomor UN - mu. Setelah itu, kerjakan mulai dari soal yang paling mudah, lalu soal yang mudah, yang agak sulit, lalu kerjakan soal yang sulit. Mengapa kutuliskan begitu?  Alasannya sederhana:  jika kamu langsung mengerjakan soal yang paling sulit, maka bisa jadi waktumu akan tersita untuk mengerjakan  soal itu saja. Mengerjakan soal juga bisa seperti “kutu loncat” lo….
Catatan: dalam hal ini tak berlaku bagi semua orang. Masalahnya,  juga ada orang yang terbiasa mengerjakan soal yang paling sulit baru menyusul mengerjakan soal yang mudah.   Semua tergantung kebiasaan.  Ingat lo, a la bisa karena biasa.

Keempat:
Andai  semua soal sudah terkerjakan, usahakan baca sekali lagi. Cek ulang…baca ulang.
Kelima:
Saat bel tanda usai (habis) untuk mengerjakan soal UN, segeralah keluar dengan tenang. Jangan lupa kumpulkan lembar jawaban (dalam hal ini tergantung mekanisme kebijakan sekolah, bisa juga pengawas yang mengumpulkan).

Keenam:
Pulanglah kerumah. Istirahat,  (makan  - olah raga kecil [mis. lari-lari], dst, atur - sesuaikan sendiri) secukupnya.  Jika dirasa cukup, persiapkan untuk mata UN yang berikutnya.
Nah, sederhana ‘kan? Berpikir dan bertindaklah untuk sukses. Ingat, didunia ini semua hal yang baik dan mulia perlu diupayakan, termasuk keberhasilan dalam UN dengan tulus - lurus.

Sahabat muda,

Semoga tulisan ini ikut membantumu.
Salam Prima, sukses terbaik untukmu.
Categories:

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!